Motor Honda: Biaya per Perjalanan Termasuk Servis
Dipublikasikan 6 Juli 2026 · Diperbarui 7 Juli 2026
Jawaban singkat: Motor Honda Beat seharga Rp18 juta dengan biaya servis Rp2 juta/tahun, dipakai 500 kali setahun, biayanya Rp40.000 per perjalanan di tahun pertama. Setelah 3 tahun? Rp16.000 per perjalanan — tapi hanya kalau kamu hitung servisnya juga.
Rumus yang kebanyakan orang pakai (dan kenapa kurang tepat)
Kamu beli motor Rp18.000.000. Setahun dipakai 500 kali. Hitungannya:
Rp18.000.000 ÷ 500 = Rp36.000 per perjalanan
Tapi kenyataannya, dalam setahun kamu juga bayar:
- Ganti oli (setiap 2.000 km): 6× per tahun × Rp50.000 = Rp300.000
- Servis berkala (tune-up, busi, filter): Rp500.000–800.000/tahun
- Ganti ban (setiap 1–2 tahun): Rp300.000–500.000
- Ganti aki (setiap 1–2 tahun): Rp200.000–350.000
- Pajak tahunan (STNK): Rp200.000–400.000
Total biaya perawatan tahunan: sekitar Rp1.500.000–3.000.000.
Pakai angka tengah Rp2.000.000:
Biaya sebenarnya = (Rp18.000.000 + Rp2.000.000) ÷ 500 = Rp40.000 per perjalanan
Itu 11% lebih mahal dari yang kamu kira.
Perbandingan 5 tahun
| Tahun | Total investasi | Perjalanan | Biaya per perjalanan |
|---|---|---|---|
| 1 | Rp20.000.000 | 500 | Rp40.000 |
| 2 | Rp22.000.000 | 1.000 | Rp22.000 |
| 3 | Rp24.000.000 | 1.500 | Rp16.000 |
| 4 | Rp26.000.000 | 2.000 | Rp13.000 |
| 5 | Rp28.000.000 | 2.500 | Rp11.200 |
Setelah 5 tahun, biaya per perjalanan turun ke Rp11.200. Bandingkan dengan:
- Ojol (Grab/Gojek) jarak 5 km: Rp15.000–25.000
- Angkot: Rp5.000–7.000
- MRT/KRL (Jakarta): Rp3.000–14.000
Motor masih lebih murah dari ojol — tapi selisihnya tidak sebesar yang kamu pikir kalau servis dihitung.
Motor baru vs bekas: mana yang lebih worth it?
Motor bekas Rp10.000.000 dengan biaya servis lebih tinggi (Rp3.000.000/tahun):
| Tahun | Baru (Rp18jt + Rp2jt/thn) | Bekas (Rp10jt + Rp3jt/thn) |
|---|---|---|
| 1 | Rp40.000/trip | Rp26.000/trip |
| 3 | Rp16.000/trip | Rp12.667/trip |
| 5 | Rp11.200/trip | Rp10.000/trip |
Motor bekas lebih murah per perjalanan, terutama di tahun-tahun awal. Tapi biaya servis yang lebih tinggi membuat selisihnya menyempit seiring waktu.
Cara menghitung biaya motor kamu sendiri
Rumusnya:
Biaya per perjalanan = (Harga beli + Total biaya servis) ÷ Jumlah perjalanan
Yang sulit bukan rumusnya — tapi mencatat berapa kali kamu pakai motor dan berapa yang kamu keluarkan untuk servis.
Worth It bisa bantu. Tambahkan motor kamu dengan harga beli, catat setiap biaya servis (ganti oli, ban, tune-up), dan ketuk +1 setiap kali dipakai. Aplikasi otomatis menghitung biaya per perjalanan yang sebenarnya — termasuk semua biaya perawatan.
Angka akhirnya
Motor adalah alat transportasi paling efisien di Indonesia — tapi biaya sebenarnya lebih dari sekadar harga beli. Ganti oli, servis, ban, dan pajak semua menambah biaya per perjalanan.
Mau tahu berapa biaya motor kamu per perjalanan? Coba kalkulator biaya per pemakaian, atau download Worth It untuk mencatat secara otomatis.